Things just go that way...

Ehm, been through a hard week. Trust me, i do try hard let this envy heart, well it is not an envy heart because actually i'm mad of some unfainess...aah ingin teriak tapi gak punya daya. Sbnrnya pengen protes, tp ya itu td dayanya tertahan. Do not know how to start and it feels damn suckssssss. Gue emang begitu, suka menahan rasa ingin protes gue terhadap sesuatu yg emang gak bener. Gak bener itu bukan krn "perasaan" gue yg berbicara tapi karena emang begitu kenyataannya. Gue gak suka bergunjing terhadap sesuatu yg emang gak bener. Dan gue juga gak bergunjing utk menjelekkan orang lain.

Aaaahh.. I just hate this feeling....and the most stupid thing is i can not do anything!!! And there it goes, things that just go that way....

Kenapa sih orang itu harus egois and oportunis. Selalu aja mementingkan dirinya sendiri. Setelah gue pikir lagi, ya emang begitulah hidup. Isinya orang baik dan orang jahat. Dan kadang peran mereka saling berganti. Yg jahat bisa jadi baik dan yg baik bisa jadi jahat. Tapiiiiii kita ini dkasih Tuhan akal dan pikiran utk bisa menentukan tindakan yg akan kita lakukan. Kalau kita berpikir "waras" dunia ini pasti gak akan banyak kekacauan...hmmm, that opinion pasti akan dbantah oleh orang-orang yg suka bereksperimen dgn kehidupan. Gue bukannya gak setuju dgn eksperimen kehidupan. Gue hanya gak suka kalo orang lain "menyusahkan" orang lain dgn eksperimen kehidupan yg dia lakukan.

Kita harus bisa mikir donk, kita gak hidup sendiri di dunia ini. Apalagi di dunia kerja. Sadar gak sih soal profesionalitas kerja?? Uhhmmm wait, harus balik lagi ke tujuan kita kerja. Kita cuma mau menunjukkan kebisaan kita ke orang lain atau kita emang punya passion pada bidang yg kita geluti atau kita cuma takut masyarakat mencemooh kita krn kita udah kuliah dan kita gak kerja atau kita emang bekerja utk membiayai penghidupan kita??? Kalau kita bisa menemukan alasan kenapa kita bekerja, kita baru sadar bahwa apa yg kita lakukan selama ini udah "match" atau gak dgn tujuan kita atau gak. Well, masing-masing orang punya alasannya masing-masing. Gue setuju dgn itu. Yg tidak gue setuju adalah ketika orang lain gak bersikap profesional soal kerjaan. Sadar gak kalo ada banyak pengangguran di luar sana yg benar-benar ingin bekerja dan gak cuma money oriented. Aah, dada saya jadi sesak kalo ngomongin ini. Tapi harus gue tuangkan disini.

Emang sih life is about how you make money to live. But once again, don't be such ignorance person, please!!!! Kita semua butuh uang koq, i do! Tapi when it comes to profesionality, please do pay attention of what you do!!!! Emang lo pikir semudah itu lo bisa dimaklumi?? Emang lo pikir ini lembaga pemakluman?? Emang lo pikir ini semudah itu...kita gak tinggal sendiri di dunia ini dan kita hidup bekerja sama dgn org lain. Tapi bukan bekerja sama utk memback up pekerjaan orang lain. Apakah lo mau berbagi gajindgn orang yg memback up pekerjaan lo?? Boro-boro akan peduli apalagi berbagi gaji. See, how selfish it is.

Gue juga punya rasa memaklumi. But not everytime. Gue juga punya perasaan dan limit terhadap sesuatu. Gue bertahan karena gue peduli sama pekerjaan ini sepenuhnya. Gue gak pernah mikirin diri gue sendiri when it comes to work. Malahan banyakmhal yg sudah gue korbankan utk pekerjaan ini. Gue gak akan ungkit itu apa, krn buat gue apa yg sudah terjadi biarkan berlalu. Gue gak mau mengungkit sesuatu yg sudah berlalu. Jangan memaksa gue utk balik lagi ke masa dimana gue harus inget lagi apa yg sudah gue korbankan. It hurtsssssss...so bad!!!

I can't stand when things just go that way..that wrong way :((((

No comments: